Minggu, 29 Januari 2012

Terimakasih untuk Dicky ...

Penulis & Pengarang: Esa Safitri
Terimakasih untuk dicky ….


       “ Nesyaa …. ” teriak harun ,tapi aku tetap pada langkahku . sambil menghapus air mata yg mengalir dipipiku aku tetap tergesa gesa . semua mata tertuju padaku ,tapi tak ku hiraukan mereka yg menatapku dengan penuh keingin tahuanya , lalu aku dicegat oleh misyal
“ nes,nes … udahlaah nes ” kata misyal sambil memeluku .
“ gue Cuma pengen tau kemana dicky kemanaa ” jawabku kesal . misyal menggelengkan kepalanya, dan menghela nafas lalu melepaskan pelukanya dari tubuhku . lalu, harun yg ada dibelakangku menepuk pundaku dan berkata
“ gue,bakal anterin elo ” . aku tersenyum menanggapi ucapan harun , harun belari kepakiran dan mengambil motor ninja warna hijau miliknya ,dan kembali kearahku dan mengajaku untu ketempat dicky . ku-iyakan ajakanya ,dalam perjalanan kugenggam trus kalung hadiah anive aku dan dicky yg ke-2 tahun itu ..aku berharap masi bisa bersama dicky setelah kecelakaan itu …. Namun,dicky tak kunjung datang menemuiku . setelah kecelakaan itu , apakah setega itu dicky pergi meninggalkanku yg masi harus dirawat dirumah sakit ini ??? . sudah dua hari aku dirumah sakit, tapi dicky belum pernah datang  menjenguku . kemanakah pangeranku yg kutunggu itu ? tuhaan …aku masi ingin memeluknya, mencium keningnya dan memegang hidung mancungnya itu .
Saat didepan rumah dicky aku tercengang dengan bendera kuning . suara isak tangis terdengar dari luar , suara meraung raung seorang ibu . dan, ada teman teman sekolahku yg tercengang melihatku . mereka, semua berdiri dan seakan tak percaya saat melihat aku dengan kepala diperban dan memakai tongkat dutanganku karna belum sanggup berjalan datang kerumah dicky .
“ kak nesya ” seru giska, adik dicky . aku tersenyum , dan agak bingung melihatnya mengenakan baju serba hitam dan berkerudung hitam “ hai,adik ” . giska tersenyum, dan terlihat menghentikan langkahku ,dan memberikanku sebuah kotak, lalu dia memeluku dan berkata sambil menangis “ kak nesya … kak dicky sayaang banget ama ka nesya . sangat sayang … tapi giska rasa , kaka ga usa masuk kedalam rumah, cukup sampai sini aja ya,kak” . aku tercengang mendengar kata kata giska, ya tuhan … benarkah apa yg kudengar barusan ? giska melarang ku untuk menemui dicky ? . akupun pulang bersama harun dengan rasa kecewa , saat dikamar rumah sakit ,kucoba membuka kotak yg diberikan oleh giska dan kulihat sebuah surat, mawar yg sudah usam , cincin yg pernah kuberikan pada dicky, foto aku bersama dicky saat mengenakan baju couple , perdana yg nomornya hampir sama dengan nomorku . kubaca surat itu …

Dear: Nesya anggraini .. pacar aku yg aku sayangi sepanjang abad
Tahun, hari yg semakin cantik . terimakasih atas hari hari yg pernah
Kamu berikan, terimakasih telah mengisi dan menemani hari hariku
Hariku semakin berkesan dengan hadirnya dirimu , aku bisa memberi
Kasih sayangku padamu , menjalani hidup ini saat bersamamu kurasa
Tidak pernah sia sia , masa masa SMA ini menyenangkan dengan
Hadirnya dirimu , iyaa dirimu … bidadari cantik dari SMA
TUNA BANGSA yg telah mengambil hatiku .
Aku harap kamu baik baik saja setelah kecelakaan itu , aku disini
Sedang menunggu maut menjemputku, aku menulis surat ini dalam
Keadaan menunggu malaikat israfil mencabut nyawaku , hei jangan menangis
Aku akan selalu menemani hari harimu, tepat disana , dihati kamu .
I’m so very very loving you,nes …


Aku,menangis membaca surat itu … kupejamkan mataku dan teringat saat aku dan dicky ingin pergi kedanau untuk merayakan ulang tahunku yg ke 17 katanya dicky akan memberikanku surpise . dicky menyuruhku memakai helm ,sedangkan dia tidak " kamu aja pakai,aku mah gampang" begitu katanya . dan, saat diperjalanan sebuah mobil APV melaju kencang dan menabrak motor dicky . aku dan dicky langsung terserempet. namun aku selamat karna memakai helm, sedangkan dicky? kini aku baru tau dia sudah tidak didunia ini lagi. dan aku mengerti mengapa giska menyuruhku tidak masuk rumah untuk menemui dicky ,karna dia takut air mata akan mengalir deras ketika aku melihat tubuh dicky yg sudah membeku dan menutup mata. mengingat kejadian itu aku langsung mengambil tongkatku , aku berjalan sampai kedepan rumah sakit ,dan aku menaiki taxi , terdengar seseorang memanggil namaku . aku meminta supir taxi untuk membawaku kedanau , aku ingin mengetahui surpise apa yg diberikan dicky kalau saja kemarin tidak terjadi kecelakaan . aku pergi kedanau , aku hendak ketepi danau … dengan langkah yg sulit karna harus memakai tongkat, aku tetap berjalan sambil menangis mengingat semua yg kulalui bersama dicky didanau ini ,dan saat ditepi danau … kulihat balon balon cantik yg diikatkan dengan tali dari satu pohon kepohon . dan sebuah “ dinner? “ kataku . terlihat sebuah meja dan kursi yg sudah dihias amat cantik . dibawahnya ada ranjang cokelat , kubuka ranjang itu dan ada sebotol susu dan dua potong sandwich dan sebuah kotak . kubuka kotak itu dan terlihat sebundar tiramisu cake dengan lilin lilin tanpa api diatasnya ,dan terukir
HAPPY BHIRTSDAY NESYA ANGRRAINI SWEET SEVENTEEN .
Aku menangis, terlihat korek didalam ranjang cokelat , kunyalakan lilin lilin dicake tiramisu itu, dan kubernyanyi sambil menahan tangis “ happy bhirtsday, nesya … happy bhirtsday nesya .. happy bhirtsday, happy bhirtsday ,happy bhirtsday from dicky ” . kupejamkan mata dan berdo’a “ Tuhan, berikan tempat terindah diatas sana untuk dicky … jaga dia, beri dia bidadari yg cantik melebihiku , berikan dia kenikmatan dan kesenangan yg tak pernah dia dapatkan didunia ini . aku sayang dicky ” . kukeluarkan handphone ku dan kufoto cake itu , taru hpku dengan foto dicky diatas meja . kukeluarkan yg didalam ranjang , kutaru sandwich itu dipiring dan kuletakan didepanku tepat disamping hanphoneku . dan kutuangkan segelas susu disamping piring itu . lalu, aku memakan sandwich yg dipersiapkaan dicky untuku ,kuminum segelas susu yg dia persiapkan … kupotong tiramisu itu dan kuletakan didepan handphoneku . “ Potongan pertama, untuk yg special . dicky Chandra ” kataku sambil tersenyum . 






Finish~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar