Rabu, 04 April 2012

Friend?

Karya: Esa Safitri

Assalamualaikum .....
pada label NOVEL kali ini gue postingin cerita tentang FRIEND? kenapa judulnya pake tanda tanya? makanye dibaca aja yak^^
Ini adalah hasil karya gue SENDIRI " Esa Safitri " kaga ada copas dari blog lain karna ini MURNI karya gue ^^ . oke yoo SELAMAT MEMBACA



Friend ?


     
" sisilll " teriaku tak henti henti sambil belari menuju sisil yg ketawa cekikikan membawa topiku dilorong lorong sekolah .
" wlee, ayo kejar gue mine " teriak sisil dan BRUKKKK !!!
sisil terjatuh , dan aku langsung menyusul sisil . kuhampiri sisil dan kuambil topiku dari tangan sisil " hahhaha kualat lu ama gue " .

" eh, jalan punya mata ga si? " kata cowok yg bernama reza itu .
" ma ma ma maaa mamma maaf " kata sisil terbata bata sambil menundukan kepala .
" laen kali kalau jalan pakai mataa " bentak reza .
" wets, nyelon dong bos ... temen gue ini ga sengaja " kataku membela sisil . sisil memegang tanganku dan berkata " uda yuu " sambil ketakutan .
" heh, lu siapa? " tanya reza padaku " lu gatau apa gue siapa? " sambungnya .
" gue jasmine pradoyo ningrat dan gue gatau elo siapa? mau apa lu " kataku menantang .
" gue, muhammad reza prasetyo cucu ketua yayasan sekolah ini " katanya . sisil menariku pergi dan reza menunjuku .


     sisil membawaku kekantin . 
" lu apa apaan si tadi? " tanya sisil
" gue belain lu ,emang salah? " tanyaku 
" tapi,min dia itu reza ,cucu ketua yayasan sekolah ini " kata sisil cemas .
" pantes, laganye selangit " kataku sambil meludah CUIH ,dan ...


"woii lu sengaja ya cari gara gara sama gue? " tanya reza yg sudah ada dibelakangku . dan ternyata sepatunya terkena air liurku .
" pede,lu orang ga sengaja " jawabku santai sambil membuang muka . BRAKKK !!!! reza memukul mejaku , aku kaget bukan kepalang . akupun berdiri dan memelototkan bola mataku , kedua tanganku ku taru dipinggangku tapi sisil menarik tanganku dan menundukan kepala sekali lagi untuk meminta maaf pada reza ,lalu menariku pergi kekelas .


sampai dikelas ternyata ada bu maya yg baru masuk kelas ,dan kami dipersilahkan masuk olehnya " dari mana kalian? " tanya bu.maya
" anu bu, dari anu " kata sisil terbata bata
" kantin heheh " jawabku cengengesan .
" sudah duduk dulu sana " kata bu.maya dan kami pun duduk dan mengikuti pelajaran bu.maya . dan setelah 2 1/2 jam kemudian bell sekolah berbunyi






KRIIINGGG KRIIINGGG bel pulang sekolah pun berbunyi ,dan aku pun keluar gerbang sekolah . karna pak.tarno supir pribadiku istrinya lagi melahirkan jadinya cuti deh ... otomatis aku harus pulang jalan kaki . akupun memakai topi loreng lorengku untuk menghindari panas,sedangkan sisil membuka payung helokitynya . kitapun berjalan bersama, maklum rumah kita hadap hadapan jadi kitapun pulang bareng, Oiyaa ... belum kenalan ya? kenalin nama aku JASMINE PRADOYO NINGRAT, panggil aja jasmine/mimin ehhehe trus sahabat aku namanya Prisilia anggraini, panggil aja sisil yak ... ini ceritaku apa ceritamu???




       24 menit kemudian aku sampai dirumah " Assalamualaikum " Kataku . 
" walaikum sallam " jawab mama dan tamunya .
" eh,ada tamu " kataku sambil salim dengan tamu tersebut .
" wah,cantik siapa namanya " tanya teman mama yg namanya tante silvi itu .
" jasmine, tante " kataku .
" heh,reza ayo kenalan dulu " kata tante selvi pada anaknya . dan,anaknya pun berdiri .
mataku langsung terbelalak ,reza menunjuku sambil mengangguk angguk .
" ELOOO " teriak aku dan reza bersamaan .
" loh,kalian uda kenal " kata mama .
" iya,ma tadi diaaa... " kata kataku terputus mulutku langsung ditutup oleh reza .
" hehheh " kata reza cengengesan saat melepas tanganya dari mulutku .
" Oiya, sayang ... jasmine ini yg mau mama jodohin kekamu " kata tante selvi pada reza.
" What?? " kataku dan reza bersamaan .
" akuuu " kataku bingung
" dia? " kata reza melongok
" dijodohin " kata mama dan tante selvi . kami bertatapan dan BRAKKK bunyi jatuh disoffa , aku dan reza pingsan .....




    Mataku terbuka, samar samar kuliha kelangit langit kamarku . kulihat disebelah kananku ada mama . " maamaa " panggilku lemah .
" iya,sayang? kamu uda sadar " kata mama
" yg tadi itu mimpi kan? " kataku .
" yg mana ? " tanya mama
" yg aku dijodohin sama reza " kataku pelan . mama tersenyum " enggak,kok " jawab mama . aku langsung terbangun dari tempat tidur " jadi itu serius? beneran? " tanyaku lagi ,mama hanya tersenyum dan meninggalkanku . dan, itu tandanya IYA .






   Kringgg kriinggg.... bunyi bell sekolah ,akupun langsung masuk kelas . tapi, sebelum bu.intan mengajar , suara pintu diketok ! Aduh, tante selvi rupanya itu ... ngapain coba , nemuin guekah? #pede . dan, bawa bawa reza pula , ngapain sih tu anak ngintil mulu ama emaknye .
" permisi bu, saya mencari jasmine " kata tante silvi
" eh,bu silvi iya bu sebentar " kata bu.intan . " jasmine ,ada yg mau ketemu kamu " kata bu.intan manggil aku . aku hanya tersenyum dan pergi menemui tante silvi, sedangkan sisil bengong dan garuk garuk kepala . tante silvi menyuruhku membawa tasku, kuambil tasku
" eh,mimin mau kemane lauu ? " tanya sandra
" iya, kok sama reza segala " sambung sisil .
" ada deeh ... " kataku sambil cengar cengir . akupun permisi kepada bu.intan dan lalu berjalan bersama tante silvi dan reza . 
kami menaiki mobil reza, sedangkan tante silvi menyuruh supirnya membawa pulang mobil yg dibawanya .








" ma, kita mau kemana ? " tanya reza sambil mengendarai mobil saat diperjalanan .
" kerestoran biasa " kata tante selvi .
" kok sarimin ikutan si ? " tanya reza . 
" sarimin siapa? " tanya tante selvi
" tu jasmine " kata reza cekikikan .
" ih,rese lo " celetuku . dan reza tertawa ,cekikikan .




dan, kami pun dekat karna perjodohan itu, aku awalnya gusar sekali dengan perjodohan itu, tapi lama lama kufikir fikir si reza baik juga , dan sisil ttentu belum tau tentang perjodohan itu . hanya, dia sering bertanya kenapa aku dan reza dekat tapi aku hanya tertawa .
memang awal kami kenal dari sebuah pertikaian , tapi sekarang? semuanya jadi fun banget ! dia asik,kok daannn EH kok jadi?!! oke,deh sekarang aku bisa menerima semua ini,dan dia pun begitu . dan, tante silvi dan mama memutuskan untung membawa hubungan ini kepertunangan , hatiku senang bukan kepalang . dan, reza juga terlihat menyetujui apa yg dikaatakan mamanya dan mamaku . kami pun hendak menyiapkan undangan, dan ketika aku ingin mengatakan kabar bahagia ini ke-sisil ....






" eh, gue punya kabar bahagia buat lu " kataku disekolah pada sisil .
" apa? eh, lu ada apa si ama reza? " tanya sisil
" emang kenapa " tanyaku
" soalnya guee ... gueee "
" gue kenapa,sil ? kok jadi alay si hhahahha " kataku cengengesan
" iii, gue tuu ada ituuu sama dia heheh " kata sisil cengengesan 
" itu apa? " tanyaku bingung .
" yaa,, euummm SOMETHING " kata sisil yang membuatku diam tak bisa berkata apa apa lagi JLEB banget rasanya denger sisil ngomong itu .
aku tak sanggup berkata kata, rasanya lidahku kelu " u u uda lama? " tanyaku .
" iyaa " katanya dengan wajah ceria . aku langsung menunduk dan mengenakan topi yg kupegang kekepalaku .
" eh, kabar bahagia apa lu? " tanya sisil .
" eh, eee hehe enggak " kataku sambil senyum , senyum yg memilukan menurutku .




 ya, allah... apakah aku sanggup mengatakan tentang kabar pertunanganku dengan reza pada sisil? sisil sahabatku suka dengan calon tunanganku sendiri, sudah lama pula . dan, aku sahabatnya tau tau akan bertunangan dengan reza, cowok yg disukainya? ya tuhan ... teman macam apakah aku ini ??? kalau sisil sampai tau apakah dia masi bisa menganggap aku sebagai temanya? dan, bagaimana perasaanya????
apakah aku harus melepaskan reza ? tapi, aku sayang dengan reza .. dan tapi tapi perasaan sisil? !!!




dan, tiba tiba bu.maya masuk dan memberitahukan pengumuman ...
" anak-anak .. dari hasil seleksi test ternyata yg mendapat beasiswa ke-australia adalah .... JASMINE PRADOYO NINGRAT " kata bu.maya , semua yg dikelas bertepuk tangan, sisil memeluku erat , aku menatap sisil dengan perasaan pilu ,tapi aku menatap ke bu.maya dengan perasaan yg tak dapat aku gambarkan .
di sisi lain, menyenangkan dapat beasiswa ke negri kangguru tersebut ,tapi disisi lain aku harus merasakan kesedihan meninggalkan reza .




akupun maju kedepan kelas, sekelas bertepuk tangan ,kulihat dari jendela reza mentapku sedih ,aku hanya menunduk dan meneteskan air mata .
" terharu ya " kata sandra sambil memeluku . sisil membelai rambutku, kutatap sisil dalam dalam ... dan kuteteskan kembali air mataku .
andai kalian tau ,aku meneteskan air mata ini bukan karna beasiswa ini .. tapi karna reza & sisil .




  aku pulang sendiri tanpa sisil dan reza dan pak sopir karena istrinya masi abis melahrikan , dan saat kusampai dirumah reza memeluku, akupun menangis
" jadii .. kamu akan keaustralia " kata reza yg masi memeluku .
" iii i iya " kataku terbata bata . BRAKKKK suara pintu terbuka, aku dan reza menatap kearah pintu sisil terperangah , majalah yg dia genggam jatuh . dia menangis, seakan tak percaya dengan apa yg dia lihat, dia berlari kucoba kejar tapi aku tertahan oleh reza
" ada apa,si " tanya reza ,kupeluk reza erat erat .
" aa aa a aku ga mau kehilangan kamu " kataku terbata bata  " dan sisil " sambungku .
" sisil? " tanya reza .
" si si si ssisil ga pernah cerita dia suka sama kamu, dia cerita sebelum aku bilang kita mau tunangan , ja ja jadi aku belum bilang kalau kita mau tunangan " jelasku .
" so " kata reza bingung .
" aku mau kamu tinggalin aku dan kamuu .. ka ka kamuu " kataku tak sanggup berkata kata
" a a aku, aku,aku tunangan sama si ssii sisil ? " tanya reza terbata bata .
kuanggukan kepala sambil menangis ,reza memeluku sambil membelai rambutku dan mengecup keningku " aku ga akan ninggalin kamuu " kata reza .
akupun berlari ke-kamar .






       sudah 4 hari aku tidak masuk sekolah ,bukan karena masalah sisil dan reza, tapi karna guruku menyuruhku untuk menyiapkan keberangkatan ku ke-australia .
dan sudah 245 sms reza tak ku balas sampai hari ke-empat ini . dan, mama sudah berkali kali membujuku untuk menemui tante selvi yg selalu datang ke-rumah menanyakan apakah aku baik baik saja . aku benar benar tidak berani keluar, ku hanya berani menatap sisil dari jendela , wajahnya penuh amarah namun kulihat sesekali dia melihat ke arah jendela kamarku , apakah dia merindukanku ? .




Hari ke-lima ... aku sudah berani keluar kamar , pagi itu aku begitu rapi .
mama tersenyum kepadaku dan mengelus kepalaku " kamu,bukan loser kan? " kata mama .
kutengok, kupandangi mama dan kuanggukan kepala seraya berkata
" aku pecundang,ma ... aku ga berani ngomong sama sisil tentang yg sebenarnya,ma aku takuttt ,aku pecundang ma " kataku sambil menangis . lalu, mama mengantarkanku ke-sekolah . karna aku telah ditunggu oleh guru guru & teman temanku yg lainya .
ga sampai 27 menit aku sampai disekolah . kulihat reza menatapku dengan kesedihan ketika aku turun dari mobil, tapi reza menutupi raut wajah sedihnya .
kulihat sisil, dia belari ketika kupanggil dan aku mengejarnya , lalu reza belari mengejarku .
aku mengejar sisil, reza mengejarku . dan, sampai didepan kelas yg sepi ...
" sil, dengerin gue " kataku , sisil pun berhenti " dengerin penjelesan gua dulu " sambungku .
" ga perlu ada yg dijelasi,min semua uda jelas !, kenapa min? kenapa? " kata sisil menatapku dengan wajah marah .
" apa yg kenapa,sil? " tanyaku .
" kenapa lu ga pernah bilang ama gue dari awal ,kalau elo dan reza dijodohin " kata sisil .
" kita juga gatau,sil semua itu terjadi begitu aja ! lu ga bisa salahin jasmine gitu " kata reza membelaku sambil terengah engah nafasnya karna mengejarku .
" sil, gue yg salah ! gue yg ga jujur & cerita dari awal ama lu , gue tau kokk ! seandainya gue cerita ama lu dari awal sebelum lu bilang kalo lu suka ama reza gue yakin masalahnya ga kaya gini " kataku jelas .
" emang elo salah ! gue ga nyangka yaa... jasmine ,kita tu temenan uda lama dari jaman kita masi kecil ampe sekarang SMA bareng bareng ! gue ga nyangka lo tu ternyata TMT " kata sisil dengan wajah judesnya . JLEBBB temen makan temen???
" Oke, temen makan temen ! fine, gue yg salah yg ga cerita dari awal ... iya, gue salah? sekarang mau lu gimana? " kataku yg menyerah . sisil dan reza diam saja .
" Oke, ente ane WASALAMUALAIKUM " kataku sambil pergi, lalu reza mengejarku dan berkata " trus, kita? " tanya reza .
" gue gatau,rez ... maaf ! " kataku
" tapi gue sayang elo " kata reza .
" gue juga , tapi kalo lu sayang ama gue tolong kabulin permintaan gue " kataku
" apa? " tanya reza 
" jadian ama sisil " kataku sambil pergi .


aku menaiki pamit kepada guru guru , sebelum aku naik mobil terdengar teriakan khas seseorang " jasmineee " teriaknya , aku berhenti .
" woi, cewe arab bermuka bagai malaikat ! topi lu ketinggalan ni " katanya , aku tengok kebelakang dan cewe yg punya suara itu memakaikan topi abri khas yg selalu kupakai dikepalaku , dia menangis dan memeluku .
" sisilll " kataku sambil menangis ketika dipeluknya .
" makasi,min " kata sisil .
akupun naik kemobil dan pergi kebandara , untuk menyambut masa depan indah germilaang .......












5 tahun kemudian aku balik kejakarta untuk mengambil S2 dijakarta .
sisil sudah pindah rumah didaerah bogor , jadi aku dijakarta tanpa sisil . aku juga ga terlalu memikirkan reza lagi, bagiku semuanya uda END !!! akupun sudah kerja sebagai pengajar disebuah SMA favorite dijakarta . mama dan papa tidak pernah menanyakan kapan KAWIN? 
lalu setelah hampir 1tahun saya tidak bertemu sisil dan kawan kawan lama SMA saya . aku mendapat undangan pernikahan .
" jasmine ..." teriak mama ketika aku sedang makan sebelum berangkat mengajar .
" iya,maa " kataku .
" miminnn ... " teriak seseorang dengan suara khasnya . ku tengok kebelakang dan
" sisill " teriaku sambil berpelukan, kulihat laki laki dibelakangnya tersenyum padaku REZA .
" hai, apa kabar " kata reza .
" ba ba baik " kataku canggung .
" eumm, kita ga lama lama,sih min cuma mau ngasi undangan " kata sisil tersenyum .
" lu mau merid,sil " tanyaku .
" yoehh .. ama si ini ni " kata sisil sambil memegang tangan reza . reza menatapku, tapi aku tidak menatapnya kembali aku hanya menunduk dan tersenyum .
tiba-tiba kepalaku terasa pusing, jantungku berdetak kencang , mataku samar samar ,kupegang kekepalaku ... kudengar suara samar reza dan sisil memanggilku
" jasmine, min kamu kenapa? " kata reza samar samar kudengar .
" miminn... tanteee mimin kenapa? min,min " samar suara sisil memanggil mamaku .
dan aku tak kuat menopang tubuhku lagi, daan ... BRUKKKK !!!!!






Mataku terbuka, kulihat kelangit langit yg asing bagiku . aku mencoba bangun
"Min, uda istirahat aja " kata sisil . aku tersenyum
" sil, aku dimana? " tanyaku .
" dirumah sakit,min ... kamu tadi pingsan " kata sisil " lu kenapa ga pernah cerita sih? " sambung sisil .
" cerita apa? " tanyaku .
" kalau elu tu anemia ? harusnya lu kalau mau donor darah liat dulu kondisi lu " kata sisil .
" heheh, kan kasian min itu orang butuh darah jadi waktu itu aku donorin aja " kataku .
" sekarang lu tu kekurangan darah tau ga? " kata sisil kesal .
" hah? " kataku kaget .
" iya, kata dokter lu kekurangan darah " jawab sisil khawatir . aku hanya menunduk lesu .


     berhari hari aku dirumah sakit untuk menunggu donor darah yg cocok dengan darahku A , namun semakin hari aku semakin kritis . reza dan sisil berkali kali menjenguku . ketika sisil sedang keluar mencari makanan ,dan tinggal aku dan reza diruangan itu .
" emm.. min, kamu masi ada rasa ama aku? " tanya reza padaku .
" lupain aja, toh kamu uda mau nikah " kataku .
" tapi,aku ga cinta sama sisil, aku sayang & cintanya sama kamu " kata reza .
" seiring berjalanya waktu nanti kamu juga akan cinta dia " kataku .
" gak bisa !!! liat sekarang, walau kamu ninggalin aku uda 5tahun dan selama itu aku pacaran sama sisil, aku ga pernah sayang sama  dia " katanya dengan nada kesal, dan sekarang aku kesal
" kalau kamu emang gak sayang ama sisil kenapa kamu pacarain? hah? kamu tau ga kamu tu bakal nyakitin hati kamu dan sisil " bentaku .
" itu semua karna kamu ! kamu yg  bilang sendiri kalau aku emang sayang sama kamu aku harus pacaran sama sisil ! " katanya jelas . aku terperangah ... aku terjebak oleh kata kataku sendiri dan BRAKK ! suara pintu terbuka ,sisil menangis didepan pintu .

" Ooo jadi gitu? gue uda denger semuanya " kata sisil sambil mengusap air matanya dan belari keluar .
" kejar reza, kejar sisil " kataku menyuruh reza mengejar sisil .
" enggak ! gue sayangnya sama elo , kalau gue ngejar dia yg ada gue yg bakal bikin elo nangis " jawab reza , aku bangkit dari tempat tidur dan aku belari mengejar sisil
aku belari mengejar sisil yg trus menangis sambil belari, sisil menyebrang keluar rumah sakit , tanpa tengok kanan kiri aku langsung menyebrang mengejarnya dan CYIITTTTT
" aaaaaaaa " teriaku ketika suara mobil dengan lampu oranye didepanku dan BRUKKKK.
" JASMINEEEEE " teriak sisil .....


aku tak mendegar apa apa lagi . yg kutau dan perasaanku menandakan aku sudah kehabisan darah .


Kubuka mataku kulihat sekelilingku, terasa nyeri tubuhku . ada tante selvi, mama , reza .
" ma maa " kataku .
" sayang kamu gapapa? " kata mama membelai rambutku .
" ma, sisil mana? " tanyaku .
" dia ada disebelah " kata mama .
" hah? "
" tadi kamu tertabrak dan kamu kehabisan darah daan ... " kata reza menunduk 
" apa? " tanyaku bingung .
" sisil punya golongan darah yg sama denganmu jadi dia menyumbangkan darahnya untukmu " kata reza . aku kaget terperangah dengan kata kata reza 
" sisil manaa??? " tanyaku meringis
" dia keritis " kata reza lesu, aku bangkit dari tempat tidur dan belari walau badanku masi lemah ku-usahakan belari mencari sisil, berkali kali aku jatuh .
satu persatu kamar pasien kubuka,tapi aku tak menemukan sisil kulihat ada mama sisil di-ICU . aku menemuinya
" tante, sisil? " kataku terengah engah
" kamu, kamu harus istirahat " kata mama sisil menangis . lalu, aku masuk ke-ICU dan bertemu sisil  yg sedang kritis .
dia tersenyum kepadaku " HAI " sapanya .
" sill " kataku membelai rambutnya, kini diruangan ICU ada aku,reza, mama,tante selvi dan mama sisil lalu ada laki laki yg tak ku kenal .
" eumm.. kira kira siapa yg mau anda nikahkan? " tanya laki laki itu kepada sisil .
" dia,pak dengan dia " kata sisil pucat menunjuku dan reza .
" sil? " kataku
" ini pak penghulu, dia dia di di dia yg akan nikahin kalian " kata sisil yg ternyata sedang sekarat .
" tapi,sil " kataku .
" kalau elo emang sa sa sahabat gue, dan e e elu mamama mau liat gugugu gue bahagia e elu harus mau gu gu guege nikahin sa sam sama reza " kata sisil terbatah batah .
akhirnya, aku dan reza melakukan ijab kabul dirumah sakit dan tepatnya didepan sisil dengan maksud mengabulkan permintaan sisil . reza pun mengatakan apa yg dikatakan oleh penghulu dengan lancar, wajah sisil semakin pucat ,reza berkeringat dan aku semakin tegang .
" sah? " tanya penghulu
" sahhh " kata orang orang yg berada diruangan itu 
" alhamdulillah " kata penghulu itu lalu kami bersama sama membaca do'a . dan RESMILAH aku dan reza menjadi suami istri, aku pun salim dengan reza dan reza mengecup keningku ketika kulihat kearah sisil , dia ..
" sil sil? " kataku kahwatir sambil menggoyangkan tubuhnya, wajahnya tersenyum tapi matanya tertutup dan badanya dingin . reza pun memanggil dokter dan dokter memeriksanya, dokter menggelengkan kepala dan suster menutup seluruh tubuh sisil dengan selimut . 
" innanillahi wainna nillahi rajiun " kata dokter . akupun histeris menangiss,reza memeluku .
dan malam itu langit bergemuruh dan hujan rintik rintik pun turun sesuai dengan suasana diruang ICU ini yg penuh dengan air mata .



     esoknya, aku tak lagi menangis dipemakaman , sisil telah dikuburkan ... kucium nisan sisil . aku pun pulang dari pemakaman bersama reza , ketika naik mobil kulihat kearah pemakaman terlihat sisil sedang tersenyum diatas pemakamanya sambil berputar putar lalu melambaikan tanganya padaku " terimakasih sil, karnamu aku dan reza bersatu dan karenamu aku masi bisa hidup didunia ini, walaupun kamu telah tiada tapi darahmu akan selalu mengalir ditubuhku sampai akhir hayatku " kataku dalam hati .






" THE END "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar