Assalamualaikum
Awalnya aku menganggap semuanya itu bukanlah bagaikan sebuah canda guraumu saja .
saat itu terjadi, saat saat paling indah ketika kau tersenyum dan bercanda gurau padaku .
Senyum manismu itu tak bisa membuatku tidur, aku hendak tidur tapi terbayang senyumu .
sehingga aku senyum senyum sendiri, hari hari terasa indah ditemani senyumu dan kata katamu, dan malam malam pun terasa sangat berarti saat teringat kejadian sebelum fajar terbenam .
kejadian? yaa kejadian saat aku bersama dirimu walaupun aku bukan siapa siapa dirimu .
perhatianmu ketika ku terkulai lemas tak berdaya dikarena sakit, membuatku berfikir bahwa dirimu mungkin menyukaiku .
kau yg menolongku disaat aku terkulai lemas berbaring, dengan setia kau menemaniku dan membantuku membuat semuanya terlihat lebih tenang .
kau yg selalu menggodaku dan membuat hari hariku indah membuat diriku berfikir kau menyukaiku .
Kini aku bersiap dan telah siap jika dirimu hendak menyatakan cinta padaku , tapi aku terdiam saat kau mengenggam erat tangan sahabatku !
kini kamu telah bersamanya ... hari hariku bukan lagi seperti pelangi mejikuhibiniu sekarang hari hariku bagaikan debu yg berterbagangan .
hatiku hancur melihatmu bersamanya ...
kucoba ikhlaskan semuanya tapi tak kuasa air mata yg kubendung tertumpah juga , teriakan dari mulutku meluap menyebut namamu , tanganku tak henti hentinya menulis namamu diselembar kertas putih, telingaku tak bosan bosan mendengar lagu galau walaupun sudah diulang sampai 12 kali .
aku hampa tanpamu ...
hari hariku kini bagai hampasan debu yg berterbangan , aku tidak sedih sahabatku bahagia .... tapi taukah engkau? aku sedih karena aku kini sudah terlanjur seperti ini .
aku yg dulu mungkin merasa jadi pelangi indah yg menghiasi hari harimu kini aku terlanjur bagaikan debu yg berterbangan tak tentu arah dan tak tentu rasa .
Rasanya aneh? tapi rasanya tidak seaneh mejikuhibiniu, melainkan lebih aneh dari juice strawberry yg disemprotkan saus, diperas jeruk limu diberi bawang goreng dan dikasi sedikit caramel . aneh kan?
kini aku bagaikan debu yg tak tentu arah diterpa angin,mencari sosok yg bisa membuatku seperti dulu ... dulu sebelum kau bersamanya .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar